h1

berkeringat (tanpa) harus berkeringat

Desember 5, 2008

Saya melihat orang-orang yang mengalami begitu banyak pengalaman, semua pahit-getir perjuangan untuk sekadar bertahan dan eksis dalam komunitas yang harus saling menyikut untuk bisa hidup. Saya menghargai itu…Saya menghargai orang-orang yang mengerti pentingnya semangat-pantang-mundur karena kesuksesannya dibangun dari langkah demi langkah kegagalan..Saya menghargai orang-orang yang mau berjuang untuk orang lain karena dalam hidupnya ia merasakan betapa pedihnya harus berjuang sendiri. Saya menghargai orang-orang yang menyaksikan dengan mata-kepalanya sendiri bahwa hidup itu berat, tapi tak pernah menyerah karena tidak ada alasan untuk itu.

Tapi ada saatnya, kamu ngga perlu mati untuk tahu bahwa hidup itu berharga khan ?

Di dunia ini bertabur banyak sekali pelajaran hidup. Dunia adalah lembaran-lembaran buku filsafat kehidupan….ya, dan kadang satu-dua orang literally menuliskan pelajaran itu dalam lembaran buku. Kamu bisa belajar dari pelajaran dunia saat ini — kemarin — atau 20 tahun lalu, sebagaimana bapakmu biasa bercerita ;  tentang dari dirimu sendiri, keluargamu, lingkungan terdekatmu, atau masyarakat…..

Atau, kamu bisa belajar dari hidup 2000 tahun silam, tentang semua pelajaran di seluruh dunia. Kamu bisa belajar dari jejak-jejak hidup masa lalu, dalam Agama, Filsafat, atau Norma-norma budaya.

Filsafat ngga bikin kamu gila, karena mereka yang gila karena filsafat berarti bodoh..

Agama, juga ngga bikin kamu menderita, karena mereka yang menderita karena agama berarti belum memahami itu sepenuhnya.

Filsafat, Agama, Nilai, adalah pilihan bagi manusia untuk membangun sudut pandang yang tepat (kalau bukan benar) baginya tentang hidup. Mereka membuatmu menghargai kehidupan tanpa harus bergelut dengannya. Mereka membuatmu mencintai alam ini tanpa harus menjelajahinya sudut demi sudut. Mereka membuatmu, – dalam istilah saya – berkeringat tanpa harus berkeringat.

4 komentar

  1. eeemmm , betul , btw salam kenal yah


  2. hmm.. gimana caranya berkeringat tanpa harus berkeringat ngga? kecuali kecipratan keringat orang lain… haha..

    mau doong kecipratan “hasil keringat” hehe

    NGOPI NGOPI!!


  3. yuuhu


  4. kunjungi blog aQ donk di kuambilbintang.blogspot.com. .
    tolong komentarin apa yang kurang,,berhubung aQ Blogger baru,he. .he
    trims



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: